Luwak Kelapa Biasa

Pilih Nama Untuk Hewan Peliharaan







Sumber Gambar

Itu Luwak Kelapa Biasa (Paradoxurus hermaphroditus), juga dikenal sebagai 'Musang Palm Asia' 'Musang' atau 'Kucing Toddy', adalah mamalia seukuran kucing yang tinggal di hutan hujan tropis Asia Tenggara. Luwak Kelapa Biasa ditemukan dari Himalaya dan Cina selatan, ke Filipina, semenanjung Melayu dan pulau-pulau Indonesia.

Luwak Kelapa Sawit adalah hewan yang sangat adaptif dan dapat hidup di hutan lebat, area pertanian, dan bahkan bersama manusia.

Ciri-ciri Umum Luwak Kelapa Sawit

Common Palm Civet memiliki berat sekitar 3,2 kilogram (7 pon) dan memiliki panjang tubuh 53 sentimeter (21 inci). Common Palm memiliki panjang ekor 48 sentimeter (19 inci). Tubuhnya yang panjang dan kekar ditutupi dengan rambut kasar dan berbulu yang biasanya berwarna keabu-abuan.

Common Palm Civet memiliki tanda hitam di kaki, telinga, dan moncongnya. Ia juga memiliki tiga baris tanda hitam di tubuh utamanya.

Tanda-tanda di wajahnya menyerupai tanda wajah rakun. Ekornya tidak memiliki cincin, tidak seperti spesies musang palem sejenis. Luwak Kelapa Biasa memiliki cakar tajam yang memungkinkannya memanjat pohon dan talang rumah.

Diet Luwak Kelapa Sawit

Luwak Palm Biasa adalah omnivora nokturnal. Sumber makanan utamanya adalah buah-buahan seperti chiku (dari pohon cemara asli yang berumur panjang di daerah tropis Dunia Baru), mangga (buah tropis dari pohon mangga) dan rambutan (pohon tropis berukuran sedang). Ia juga menyukai getah bunga aren yang jika difermentasi menjadi 'toddy', minuman manis.

Common Palm Civet juga menyukai ceri kopi. Mereka memakan buah terluar dan biji kopi melewati saluran pencernaan mereka. Sebuah kopi mahal disebut 'kopi luwak' konon dibuat dari biji kopi ini. Kopi luwak dikatakan memiliki rasa gamy dan dijual dengan harga lebih dari $100 per pon.

Luwak Palm biasa akan memakan reptil, telur, dan serangga juga.

Habitat Luwak Kelapa Sawit

Luwak Palem biasa hidup di habitat hutan tropis, taman dan kebun pinggiran kota di mana pohon buah-buahan dewasa dan pohon ara tumbuh dan vegetasi yang tidak terganggu.

Reproduksi Luwak Kelapa Sawit Umum

Nama spesies musang sawit yang umum berasal dari fakta bahwa baik jantan dan betina memiliki kelenjar aroma di bawah ekor yang menyerupai buah zakar. Itu bisa menyemprotkan sekresi berbahaya dari kelenjar ini. Luwak sawit yang umum adalah soliter, nokturnal dan arboreal. Luwak Palem biasa menghabiskan hari dengan tidur di lubang pohon. Luwak Palm umumnya bersifat teritorial.

Luwak Palem biasa berkembang biak sepanjang tahun meskipun telah dicatat bahwa anak kucing paling sering terlihat dari bulan Oktober hingga Desember. Anak kucing dilahirkan dalam tandu yang terdiri dari 2 hingga 5 anak. Musang sawit menjadi dewasa secara seksual pada usia 11 hingga 12 bulan. Di penangkaran, musang sawit biasa dapat hidup hingga 22 tahun.

Muda lahir di lubang pohon atau di celah-celah batu. Selama periode kawin yang singkat dan ketika betina memiliki anak, musang menempati pohon yang beristirahat bersama.

Perilaku Umum Luwak Kelapa Sawit

Luwak Palem biasa mencari makan terutama di malam hari. Kemungkinan bertemu pemangsa di siang hari mungkin mendukung perilaku mencari makan di malam hari. Periode aktivitas, dari sekitar pukul 6 sore hingga pukul 4 pagi, dipengaruhi oleh siang hari. Musang palem menjadi aktif hanya setelah gelap dan mundur ke tempat istirahat sebelum fajar.

Saat mencari makan di area yang sama, musang berulang kali menggunakan pohon peristirahatan yang sama. Pohon istirahat dengan sulur dan lubang lebih disukai oleh musang dan digunakan selama beberapa hari berturut-turut.

Fakta menarik tentang Luwak Kelapa Biasa

Di Sri Lanka, musang palem dikenal sebagai 'Uguduwa' oleh komunitas berbahasa Sinhala. Di sebagian besar pulau, musang menjadi ancaman bagi orang-orang karena mereka mengotori langit-langit dan loteng rumah tangga biasa dan kemudian membuat suara keras di malam hari mengganggu tidur penghuni rumah (kebisingan sebagian besar disebabkan oleh gerakan dan pertarungan mereka).

Status Konservasi Luwak Kelapa Sawit

Luwak Kelapa Biasa digolongkan sebagai 'Least Concern'. Ini berlimpah di alamnya dan tidak terancam punah.

Lihat selengkapnya hewan yang berawalan huruf c