Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Pilih Nama Untuk Hewan Peliharaan







Sumber Gambar

Itu Lumba-lumba Berbintik Pantropis (Stenella attenuata) adalah spesies lumba-lumba yang ditemukan di semua lautan beriklim sedang dan tropis di dunia. Spesies ini mulai terancam karena terbunuhnya jutaan individu pukat cincin tuna.

Tahun 1980-an melihat munculnya 'tuna ramah lumba-lumba (metode penangkapan)' untuk menyelamatkan jutaan spesies di Samudra Pasifik timur.

Lumba-lumba Berbintik Pantropis bervariasi secara signifikan dalam ukuran dan warna di seluruh jangkauannya.

Lumba-lumba Berbintik Pantropis memiliki tubuh yang ramping, paruh panjang yang sempit, dan jubah punggung abu-abu gelap dan sirip punggung. Bintik-bintik terang menutupi bagian tubuh yang gelap. Bibirnya berwarna putih dan rata-rata terdapat 40 pasang gigi per rahang. Bagian bawah berwarna abu-abu pucat dengan bintik-bintik gelap. Lumba-lumba Berbintik Pantropis dapat dikacaukan dengan beberapa lumba-lumba laut berparuh panjang lainnya. Lumba-lumba pemintal dapat dibedakan dari perbedaan bentuk sirip punggung, panjang paruh, dan pola warna. Lumba-lumba Berbintik Atlantik dapat terlihat serupa, tetapi perhatian pada bentuk kepala, bentuk sirip punggung, dan detail pola warna akan memungkinkan identifikasi yang benar.

Selain lumba-lumba berbintik Atlantik, lumba-lumba hidung botol dan lumba-lumba juga dapat terlihat (umumnya di perut) tetapi akan dapat dibedakan dengan perbedaan bentuk dan ukuran tubuh. Lumba-lumba Pantropical Spotted rata-rata memiliki panjang 1,7 – 2,4 meter dan berat antara 90 dan 115 kilogram.

Perilaku Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Lumba-lumba Berbintik Pantropis berenang di 'sekolah' atau 'polong' mulai dari beberapa hingga beberapa ribu individu. Lumba-lumba Berbintik Pantropis sangat aktif dan cenderung membuat lompatan besar dari laut. Ini adalah pelanggar umum dan akan sering membersihkan air selama satu detik atau lebih. Menunggangi busur dan permainan lainnya dengan perahu adalah hal biasa.

Diet Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Lumba-lumba Berbintik Pantropis kebanyakan memakan ikan dan cumi-cumi di daerah permukaan dan perairan tengah.

Komunikasi Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Seperti lumba-lumba lainnya, Lumba-lumba Berbintik Pantropis menggunakan ekolokasi, cara penginderaan di mana mereka mengeluarkan klik bernada tinggi dan merasakannya saat mereka memantul kembali dari objek (seperti mangsa).

Reproduksi Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Lumba-lumba Pantropical Spotted betina mencapai kematangan seksual pada 9 – 11 tahun, jantan pada 12 – 15 tahun. Masa kehamilan adalah antara 11 dan 11,5 bulan. Interval melahirkan adalah sekitar 3 tahun. Laktasi berlangsung 1 – 2 tahun. Tingkat kehamilan diperkirakan 0,3. Diperkirakan masa hidup Lumba-lumba Berbintik Pantropis adalah sekitar 45 tahun.

Predator Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Beberapa hiu (termasuk hiu macan, hiu kehitaman, dan hiu banteng) dan orca akan memangsa lumba-lumba. Lumba-lumba juga sering terjebak dalam jaring ikan.

Konservasi Lumba-lumba Berbintik Pantropis

IUCN mengklasifikasikan Lumba-lumba Berbintik Pantropis sebagai 'risiko rendah/tergantung konservasi', yang berarti ada program konservasi dan pengelolaan yang menangani masalah spesies ini saat ini. AS tidak mencantumkan lumba-lumba ini sebagai terancam atau hampir punah.

Lumba-lumba Berbintik Pantropis dan Manusia

Kecenderungan Lumba-lumba Berbintik Pantropis untuk bergaul dengan Tuna Yellowfish, khususnya di Pasifik timur dalam sejarah baru-baru ini menjadi bahaya yang sangat nyata. Pada tahun 1960-an dan 1970-an nelayan menangkap ribuan lumba-lumba dan tuna sekaligus dengan menggunakan pukat cincin. Lumba-lumba semua mati. Selama periode sekitar 25 tahun, 75% dari populasi wilayah ini, dan lebih dari setengah total dunia musnah. Isu tersebut mendapat perhatian publik yang luas. Banyak supermarket besar yang secara ekonomi merasa bijaksana untuk menggunakan pemasok tuna yang nelayannya menangkap tuna dengan cara yang lebih diskriminatif, dan sekarang mengiklankan produk tuna mereka sebagai 'ramah lumba-lumba'.